Tim Abdimas FH dan Teknik Informatika Dampingi UMKM Manguharjo Kembangkan Pemasaran Digital 

Universitas PGRI Madiun — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) gabungan Fakultas Hukum (FH) dan Teknik Informatika bersama mahasiswa FH mendampingi sejumlah pelaku UMKM di Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, dalam pengembangan pemasaran digital dan legalitas usaha. Kegiatan workshop dilaksanakan Kamis (1/10), kemarin sebagai rangkaian program pendampngan yang berlangsung sejak Juli hingga November 2026 dengan memadukan pendampingan hukum dan pemanfaatan teknologi.

Pendampingan mencakup tiga materi utama, yakni pemasaran digital, fotografi produk berbasis Artificial Intelligence (AI), dan legalisasi usaha. Tim juga mengenalkan Digital Marketing Kit serta Playbook Prompt AI untuk membantu pelaku UMKM menyiapkan materi pemasaran produk.

Ketua Tim Abdimas, Dr. Sulistya Eviningrum, S.H., M.H., mengatakan penggabungan bidang hukum dan teknologi menjadi bagian penting dalam pendampingan tersebut. Menurut dia, kebutuhan UMKM tidak hanya berkaitan dengan pemasaran, tetapi juga aspek legalitas usaha.

“Pendampingan ini menggabungkan aspek legalitas dengan keterampilan pemasaran berbasis teknologi,” ujar Dr. Sulistya Eviningrum, S.H., M.H.

Dalam pelaksanaannya, tim memberikan pendampingan fotografi produk, penyusunan identitas visual, hingga pemanfaatan AI untuk membantu membuat teks promosi. Pelaku UMKM juga memperoleh buku saku yang dapat digunakan sebagai panduan dalam menerapkan teknologi AI untuk kebutuhan pemasaran sehari-hari.

Materi pemasaran tersebut diarahkan agar pelaku usaha memiliki perangkat yang dapat digunakan dalam mengenalkan produknya melalui media digital. Sementara pendampingan legalitas diberikan untuk membantu UMKM memahami aspek hukum yang berkaitan dengan usaha mereka.

“Kami mengenalkan tahapan dari foto produk, Digital Marketing Kit, sampai penggunaan Playbook Prompt AI untuk materi promosi,” tambah Dr. Sulistya Eviningrum, S.H., M.H.

Sejumlah UMKM lokal mengikuti kegiatan tersebut, di antaranya Koyani Prawi, Chocotelo, Beras Reso Gati, Bolen Pisang dan Bolen Ubi, Mamosa Stik Keju dan Mamosa Kacang Bawang, Pawon Mbok D, serta TASNIM.

Keterlibatan dua bidang keilmuan membuat pendampingan berjalan dari sisi yang berbeda. Fakultas Hukum mengambil bagian dalam aspek legalitas usaha, sedangkan Teknik Informatika memberikan materi terkait pemanfaatan teknologi AI dan pemasaran digital.

Nizam Zakka Arrizal, S.H., M.Kn., dan Moch Yusuf Asyhari, S.Tr.Kom., M.Kom., turut terlibat bersama Sulistya dalam pelaksanaan program tersebut. Mahasiswa FH juga dilibatkan dalam kegiatan pendampingan sebagai bagian dari proses pembelajaran dan pengabdian kepada masyarakat.

Selain kegiatan pendampingan, kerja sama dengan mitra UMKM Manguharjo diperkuat melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Transfer pengetahuan melalui pelatihan dan buku panduan menjadi salah satu bentuk penerapan keilmuan perguruan tinggi kepada masyarakat.

Kolaborasi FH dan Teknik Informatika juga menunjukkan penerapan pendekatan lintas disiplin dalam kegiatan pengabdian. Pengetahuan hukum dipadukan dengan teknologi untuk mendampingi kebutuhan UMKM yang menjadi mitra kegiatan.

Dari sisi pembangunan berkelanjutan, kegiatan tersebut berkaitan dengan beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs). Pendampingan UMKM dan penguatan kapasitas usaha berkaitan dengan SDG 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, sedangkan pemanfaatan AI dan teknologi digital berkaitan dengan SDG 9 tentang industri, inovasi, dan infrastruktur.

Adapun kerja sama antara perguruan tinggi dan pelaku UMKM melalui MoU dan MoA berkaitan dengan SDG 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan. Pendampingan legalitas usaha juga memiliki keterkaitan dengan SDG 16 mengenai perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh.